Apa itu Growth Hacking?

Apa itu Growth Hacking?

Growth Hacking adalah suatu teknik marketing yang dikembangkan oleh perusahaan-perusahaan rintisan di bidang teknologi (startup) dengan menggunakan kreativitas, metode analitik yang unik menggunakan data, statistik, serta kemampuan analitis untuk menjual produk atau publikasi dari media.

Growth hacking mulai berkembang dan dikenal sebagai salah satu hasil dari agile development, mirip seperti programmer, dengan growth hacking para marketer memiliki suatu cara untuk mengelola lebih banyak data dan beraksi lebih cepat sebagai tanggapan atas data yang keluar.

Jadi dapat dikatakan juga kalau growth hacking adalah agile marketing, tapi tujuan jangka pendeknya adalah untuk mendapatkan keuntungan secara berulang dari performance perusahaan dengan menggunakan data feedback secara agresif dan sebuah ‘ilmu’ pendekatan untuk eksperimen. 

Istilah growth hacking tumbuh dan berkembang di dunia startup, dimana banyak entrepreneur pemula harus menemukan cara untuk mengakuisisi pengguna dengan budget terbatas, dan mendapatkan traksi dalam waktu singkat, hingga menentukan action perusahaan berikutnya berdasarkan metrik dan data yang dimiliki.

Sean Ellis mengatakan bahwa tujuan utama growth hacker adalah growth (pertumbuhan), sehingga itu dapat berarti grwoth hacker tidak peduli bagaimana cara perusahaan tumbuh dan akan terus menemukan cara baru untuk mengembangkan perusahaan selagi hasilnya dapat terlihat. 

Alistair Croll dari Growth Tribe mendefinisikan growth hacking sebagai “pertumbuhan eksplosif” – yang membuat Anda memiliki sudut pandang seorang hacker. Itulah mengapa seorang hacker memiliki leverage terutama dalam memanfaatkan:

  • API
  • Viral loops
  • Pertumbuhan produk
  • Segala jenis bentuk trafik dan lead acquisition, baik itu berbayar maupun gratis.

Inilah alasan kenapa kemampuan menganalisis big data adalah prasyarat utama untuk menjadi soerang growth hacker.

Namun yang perlu dipahami oleh penggiat di dunia startup, growth hacker bukanlah solusi untuk mengatasi bisnis Anda. Growth Hacker lebih kepada sebuah tool untuk digunakan. Proses dalam growth hacking (atau agile marketing) itulah yang mampu memberikan perubahan pada bisnis. Proses ini seharusnya difokuskan untuk mengidentifikasi bottleneck pada sales dan funnel produk, lalu kemudian menjalankan eksperimen untuk menghilangkan bottleneck tersebut. Growth hacking merupakan pekerjaan yang sangat fokus dan terarah, bukan sekedar melakukan eksperimen tidak terarah.

Growth hacking membutuhkan tim yang terlibat dari orang-orang kreatif dan developer full stack, tujuan mereka ialah mendapatkan:

  • Awareness (perhatian)
  • Acquisition (akuisisi)
  • Activation (aktivasi)
  • Referral
  • Retention (retensi)
  • Revenue. (pendapatan)

Ini adalah proses pertumbuhan berulang, memanfaatkan data empiris, dan eksperimen agresif – dari atas ke bawah dari sales dan funneling produk.

apa itu growth hacking. growth hacking, growth hacking adalah, apa yang dimaksud growth hacking, definisi growth hacking,arti growth hacking,makna,growth hacking,manfaat growth hacking

Growth Hacking adalah tentang mencapai tingkat pertumbuhan majemuk di bawah funnel, yang berarti keuntungan berulang dalam produk dan saluran pemasaran. Karena itu alasan mengapa growth hacking lebih dideskripsikan sebagai Agile Marketing, memanfaatkan berbagai tool untuk mencap[ai pertumbuhan yang diinginkan.

Banyak orang yang menyebut diri mereka sebagai Growth Marketer menemukan perbedaan mendasar antara apa yang disebut sebagai Growth Hacking dan apa yang sedang tren yaitu Growth Marketer. Untuk penjelasan perbedaan kedua istilah ini akan dibahas pada postingan selanjutnya.

Jika Anda tertarik dengan artikel ini, Anda dapat follow Instagram saya disini. Atau Anda ingin membaca tentang dunia marketing? Silahkan baca disini.

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!