Apa itu Personal Branding? Pahami Definisinya dan Kenali Manfaatnya

Apa itu personal branding? Sobat Olpreneur mungkin sudah sering mendengar istilah ini. Namun tahukah sobat definisi dari personal branding dan apa pula pentingnya bagi seseorang untuk memiliki personal branding.

personal branding

Memahami arti sebenarnya apa itu personal Branding?

Personal branding adalah praktik seseorang untuk memasarkan diri atau karir mereka sebagai brand. Istilah ini pertama kali dibahas oleh Tom Peters pada artikel yang ia buat pada tahun 1997.

Personal branding pada dasarnya adalah proses berkelanjutan tentang pembangunan citra yang ditentukan oleh kesan atau pikiran orang lain terhadap individu, grup, ataupun organisasi tertentu. Personal branding sering melibatkan nama seseorang untuk berbagai produk. Salah satu contohnya adalah Presiden Amerika Donald Trump. Dikenal sebagai salah satu selebriti dan pembuat reality show populer, Donald Trump menggunakan namanya untuk real estate yang ia punya yaitu Trump Tower.

Seorang pemasar internasional Mcnally and Speak pernah menyampaikan pendapat menarik mengenai personal branding.

Personal Branding adalah persepsi atau emosi yang dimiliki oleh orang lain selain Anda, yang menggambarkan pengalaman secara menyeluruh ketika berhubungan dengan Anda.

Hubungan antara brand dan konsumen perlu dilakukan secara terus menerus dan berulang-ulang. Proses berkesinambungan ini akan menciptakan demonstrasi ambivalensi dalam kultur brand.

Sejatinya, personal branding diperkenalkan oleh Napoleon Hill dalam bukunya yang sangat fenomenal: Think and Grow Rich pada tahun 1937. Namun tentu kita sering berpikir apa sih pentingnya bagi kita untuk membangun sebuah personal brand.

Sebenarnya Anda tidak perlu membangun personal branding, karena Anda sudah memilikinya. Loh kok gitu?

Masih belum percaya? Coba Googling nama Anda dan cari berdasarkan kota domisili. Jika Anda punya Facebook atau LinkedIn nama Anda bahkan kemungkinan muncul di halaman pertama Google.

Kadang menakutkan bukan ketika kita mengetahiu kalau data-data kita beredar di internet. Namun kita tak usah begitu merisaukannya sebab itu telah tersebar di dunia maya dan tak ada cara kita untuk menghilangkannya. Hal yang bisa Anda lakukan adalah dengan memanage personal brand Anda sehingga citra Anda di mata orang lain merupakan hal yang Anda inginkan .

Balik lagi ke pembahasan Tom Peters pada tahun 1997 lalu. Ia menyatakan,”Terlepas dari usia, terlepas dari posisi, terlepas dari bisnis yang kita semua ada di dalamnya. Kita semua harus memahami tentang branding. Kita semua adalah CEO dari perusahaan kita sendiri: PT Saya. Untuk menjadi yang terdepan dalam bisnis, hal terpenting yang harus dilakukan adalah dengan menjadi kepala marketing untuk sebuah mereka yang disebut ANDA.”

Berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengelola persona brand Anda:

  1. Pastikan Anda memiliki gambaran yang jelas yang ingin Anda citrakan kepada orang lain tentang diri Anda. Jika Anda memiliki lebih dari satu gambaran maka itu akan membingunkan orang tentang siapa Anda sesungguhnya.
  2. Pastikan pesan brand Anda selalu konsisten melalui berbagai macam platform, baik itu blog, sosial media, hingga keseharian Anda. Sebagai contoh, resume Anda dan profil LinkedIn Anda harus selaras.
  3. Tetap singkat. Mampukah Anda untuk menyebutkan value proposistion Anda dalam 10 kata atau kurang dari itu. Bila Anda kesulitan melakukannya, kemungkinan brand Anda dilupakan sangat besar. Itu adalah lonceng kematian dari setiap brand.

Itulah tadi beberapa pengertian tentang personal branding. Selanjutnya akan kita bahas manfaat personal branding dalam kehidupan sehari-hari dan profesional, dan cara meningkatkan personal brand Anda.

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!