Freelance vs Kerja Kantoran, Mana yang Lebih Cocok Buat Kamu?

Pekerjaan sebagai freelancer mulai banyak digandrungi anak muda terutama di daerah perkotaan. Kerja yang tidak terikat waktu dengan kebebasan berkreasi membuat profesi ini semakin banyak digeluti oleh anak muda Indonesia. Apalagi buat mereka yang enggan terikat dengan aturan kantor yang mengekang kebebasan mereka.

Terus apakah kerja kantoran itu memang membosankan dan tidak seru, enggak bisa gitu juga. Karena buat sebagian orang kerja kantoran itu lebih menyenangkan, bergengsi, dan baik di mata masyarakat.

Sebenarnya jenis pekerjaan apapun itu baik selama tidak melanggar hukum. Cuma kalau ditanya mana ynag lebih baik; kerja kantoran apa jadi freelancer, bingung juga jawabnya.

Memilih karir sebagai freelancer ataupun karyawan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Karena itu gak bisa dipastikan apakah kerja Si A sebagai freelancer lebih enak dari Si B yang karyawan di perusahaan C, begitu pula sebaliknya.

Setiap orang memiliki kecenderungan dan karakteristikan masing-masing. Ada yang lebih suka kerjanya bebas, darimana saja, yang penting duit mengalir. Ada juga yang senang berseragam, kerja di perusahaan bonafide. Hebatnya lagi, ada yang keduanya bisa. Pagi kerja kantoran, malamnya nerima kerja freelance.

Nah buat kamu yang masih mahasiswa ataupun anak muda yang sedang mencari jati diri kamu yang sebenarnya, yuk coba ditanyakan pada diri sendiri. Kamu termasuk yang mana? Apakah kamu orang yang nyaman bekerja untuk diri sendiri? Ataukah kamu orang yang senang dengan challenge dan tekanan?

Yuk simak ulasan OlPreneur berikut yang layak buat kamu jadikan bahan pertimbangan.

Kerja Freelance vs Kerja Kantoran

freelance vs kantoran
Yang namanya kerja mau freelance atau kantoran tetep aja capek bro (Versus / AnthonysDesk)

Umumnya seseorang memilih pekerjaan sebagai freelancer adalah untuk alasan waktu. Seorang freelancer cenderung memiliki waktu yang lebih banyak ketimbang karyawan. Tapi jangan salah lho yah.

Tak jarang bekerja sebagai freelancer justru menuntut waktu yang lebih banyak. Bukan hanya 8 jam sehari seperti karyawan, namun terkadang lebih dari itu. Pahitnya lagi, udah jam kerjanya panjang ga ada duit lemburan lagi.

Nah, biar lebih jelasnya. Coba diliat dulu kelebihan dan kekurangan jadi freelancer di Indonesia.

Kelebihan freelance

– Tak terikat waktu dan tempat kerja

– Potensi penghasilan tak terbatas, asal kuat kerja aja dan pinter cari orderan

– Bisa menetapkan penghasilan sendiri

– Bisa kerja di banyak tempat sekaligus

Kekurangan freelance

– Gak ada duit lemburan

– Tanggal merah bisa jadi harus tetap kerja

– Harus giat cari klien sendiri

– Gak pernah bisa jadi bos (klien itu bos)

– Gak ada tunjangan atau asuransi

Untuk melihat keunggulan bekerja sebagai karyawan sangat gampang. Silahkan dibaca lagi kelebihan dan kekurangan freelance diatas, lalu dibalik saja. Kekurangan freelance merupakan kelebihan jadi karyawan sedangkan kelebihan freelance adalah kekurangan karyawan kantoran.

Baca: Cara Menjadi Karyawan yang Lebih Kaya dari Pengusaha

 

Mana yang Lebih Pas

Mungkin untuk kamu-kamu yang berjiwa bebas jadi freelancer kayanya lebih cocok (Graffiti / telegraph)

“Terus gimana dong mas cara menilai mana pilihan karir yang cocok untuk saya?”

Nah kalo pertanyaan di benak kamu begitu, jawabannya cuma satu: Kembali ke pribadi masing-masing.

Sebab pada dasarnya bekerja sebagai freelancer ataupun karyawan kantoran itu sama-sama baik dan bermanfaat. Lah wong dapet duit kan? Kalau gak kerja dan gak bisa cari duit itu yang repot. Mau hidup dari mana???

Cara menentukan mana yang cocok buat kamu itu sederhana saja rumusnya. Kalo kamu termasuk orang yang sanggup mengatur waktu dan mempunyai kedisiplinan yang tinggi, dan ogah kerja dalam tekanan dan benci sama yang namanya rutinitas, maka menjadi seorang freelancer cocok buat kamu.

Di lain sisi, bila kamu termasuk orang yang suka hidup teratur, ingin hidup yang nyaman dan tentram, serta rutinitas yang terjaga setiap harinya maka menjadi pekerja kantoran adalah pilihan karir yang cocok untuk kamu.

 

Selain itu ada kelebihan menjadi pekerja kantoran atau karyawan, yaitu mendapatkan tunjangan hidup yang bermacam-macam mulai dari jaminan kesehatan, kemudahan dalam urusan perbankan, dll. Hal ini yang tidak didapatkan bila kamu memilih menjadi freelancer.

Freelancer juga memiliki cobaan berat yaitu padangan negatif tetangga atau masyarakat sekitar. Belum lagi harus meyakinkan orang tuamu kalau pilihan karir sebagai freelancer dapat mencukupi kebutuhan hidupmu.

Leave a Reply

error: Content is protected !!